

SURABAYA – Ibadah umroh tidak hanya membutuhkan kesiapan mental dan spiritual, tetapi juga kondisi fisik yang prima. Selama berada di Tanah Suci, jamaah akan banyak berjalan kaki, beraktivitas di tengah cuaca yang berbeda dengan Indonesia, serta mengikuti rangkaian ibadah yang cukup padat. Oleh karena itu, calon jamaah Samira Travel disarankan mulai mempersiapkan kondisi tubuh sejak beberapa minggu sebelum keberangkatan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah berolahraga ringan secara rutin, seperti berjalan kaki selama 30–45 menit setiap hari. Kebiasaan ini membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus membiasakan kaki untuk menempuh jarak yang cukup jauh saat menjalankan ibadah thawaf dan sa'i. Selain olahraga, pola makan bergizi dan istirahat yang cukup juga perlu menjadi perhatian. Konsumsi makanan yang seimbang, perbanyak minum air putih, serta tidur yang berkualitas akan membantu menjaga kebugaran tubuh menjelang keberangkatan. Bagi jamaah yang memiliki riwayat penyakit tertentu, seperti diabetes, hipertensi, atau penyakit jantung, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum berangkat. Pastikan obat-obatan yang diperlukan telah dipersiapkan sesuai anjuran tenaga medis. Tak kalah penting, jamaah juga dianjurkan menjaga kesehatan dengan menghindari kelelahan berlebihan dan melengkapi vaksinasi yang dipersyaratkan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan persiapan fisik yang baik, jamaah dapat menjalankan setiap rangkaian ibadah dengan lebih nyaman, aman, dan khusyuk. Samira Travel senantiasa mengingatkan seluruh jamaah agar mempersiapkan diri secara menyeluruh, sehingga perjalanan ibadah ke Tanah Suci menjadi pengalaman yang berkesan dan penuh keberkahan.

RIYADH – Arab Saudi terus memperkuat transformasi digital di berbagai sektor, termasuk layanan navigasi. Salah satu inovasi yang mulai mendapat perhatian adalah HudHud Maps, aplikasi navigasi lokal yang dikembangkan khusus untuk memberikan pengalaman berkendara yang lebih akurat di wilayah Kerajaan Arab Saudi. Berbeda dengan aplikasi navigasi global seperti Google Maps, HudHud dibangun dengan memanfaatkan pengetahuan lokal mengenai kondisi jalan di Arab Saudi. Aplikasi ini menawarkan navigasi belok demi belok, informasi lalu lintas secara real-time, panduan jalur kendaraan (lane guidance), peringatan kamera kecepatan, speed bump, hingga informasi penutupan jalan dan lokasi penting yang diperbarui secara berkala. Saat ini HudHud telah beroperasi di wilayah Riyadh dan secara bertahap memperluas cakupan layanannya ke kota-kota lain di Arab Saudi. Selain itu, pengembang juga menghadirkan fitur Street View, tampilan peta tiga dimensi (3D), dukungan CarPlay dan Android Auto, serta memungkinkan pengguna ikut berkontribusi memperbarui data lokasi agar informasi di dalam aplikasi semakin akurat. Kehadiran HudHud dinilai menjadi bagian dari upaya Arab Saudi membangun ekosistem digital nasional yang lebih mandiri. Aplikasi ini diharapkan mampu melengkapi kebutuhan masyarakat, wisatawan, maupun jutaan jamaah umrah dan haji yang datang setiap tahun dengan layanan navigasi yang lebih sesuai dengan karakteristik jalan dan infrastruktur lokal. Bagi industri perjalanan umrah dan haji, perkembangan teknologi seperti HudHud membuka peluang peningkatan kualitas layanan. Informasi rute yang lebih akurat dan kondisi lalu lintas yang diperbarui secara real-time dapat membantu operasional transportasi jamaah menjadi lebih efisien, sekaligus mendukung pengalaman perjalanan yang lebih nyaman selama berada di Tanah Suci.

Pada pemberangkatan 21 Juli 2026 melalui program UMBAST (Umroh Bareng Satu Pesawat), Samira Travel tidak hanya memberangkatkan hampir 400 jamaah dengan penerbangan langsung dari Bandara Juanda Sidoarjo menuju Jeddah tanpa transit. Momentum ini juga dimanfaatkan sebagai ajang pembinaan calon Tour Leader (TL) Umroh melalui program magang dan praktik lapangan langsung di Tanah Suci. Program ini dikhususkan bagi Mitra Samira yang ingin meniti karier sebagai TL Umroh profesional. Selama berada di Baitullah, para peserta memperoleh pengalaman langsung mendampingi jamaah, mempelajari tugas dan tanggung jawab seorang Tour Leader (TL), serta memahami standar pelayanan umroh secara nyata di lapangan. Melalui program ini, Samira Travel membekali calon TL agar siap memberikan pendampingan kepada jamaah sejak keberangkatan dari Indonesia, selama menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci, hingga kembali ke tanah air. Harapannya, para Mitra Samira mampu menjadi Tour Leader yang profesional, berpengalaman, dan mengedepankan pelayanan terbaik kepada setiap jamaah.